Popular Post

Tampilkan postingan dengan label Belajar Web. Tampilkan semua postingan

Membuat CMS PHP MySQL (Part 3)

By : Anak Jadul Ingin Pintar

Melindungi halaman admin dengan Username dan Password

Halaman website yang tersimpan dalam folder admin sifatnya adalah rahasia. Semua halaman hanya dapat diakses jika seseorang telah melakukan login dengan username dan password. Oleh karena itu Anda harus melindungi halaman-halaman admin tersebut.
Setiap aktivitas membuka file di halaman admin yang tanpa melalui login dengan username dan password yang benar, maka Anda akan dialihkan ke halaman login. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka file admin.php dengan Dreamweaver Anda
  2. Klik Insert > Data Objects > User Authentication > Restric Access To Page. Jendela ini akan keluar, lakukan beberapa setingan berikut ini
  3. Restric based on: Username and Password
  4. If access denied, go to: login.php. Klik Browse lalu pilih file login.php. Ini artinya ketika halaman admin.php ingin Anda buka dan Anda belum melakukan login dengan username dan password yang benar, maka Anda akan dialihkan ke halaman login.php.
  5. Klik  OK untuk menyelesaikannya. Lalu simpan hasil pekerjaan Anda
Lakukan ke-5 langkah di atas untuk melindungi seluruh halaman website yang tersimpan di folder admin, kecuali halaman login.php. Anda tidak harus melindungi halaman login.php dengan username dan password.

Menambahkan dan mengaktifkan link Log Out

Langkah selanjutnya adalah mengaktifkan link Log Out yang ada di halaman admin.php. Berikut adalah langkah-langkahnya.
  1. Buka file admin.php 
  2. Cari dan seleksi (blok) tulisan Log Out yang berada di sudut kiri bawah sidebar  halaman website Anda. Gunakan Design View untuk melakukannya. Di sana Anda akan menemukan tulisan Log Out dengan gambar merah beserta link berisi tanda kres (#).
  3. Klik Insert > Data Objects > User Authentication > Log Out User. Jendela Log Out User akan keluar lalu lakukan konfigurasi.
  4. Log Out when: Link Clicked
  5. When done, go to: login.php. Klik Browse lalu cari file login.php, ini artinya ketika proses Log Out berhasil dilakukan Anda akan dialihkan ke halaman login.php
  6. Klik OK untuk menyelesaiaknnya. Simpan kembali file Anda.
Lakukan ke-6 langkah di atas untuk menambahkan link Log Out ke seluruh halaman website yang tersimpan di folder admin, kecuali halaman login.phpAnda tidak harus menambahkan link Log Out pada halaman login.php.

Membuat halaman login (login.php)

Anda telah berhasil melindungi semua halaman website yang tersimpan dalam folder admin dengan username dan password (kecuali halaman login.php). Langkah selanjutnya Anda akan membuat halaman login dan mengaktifkannya. Bagian ini akan terdiri dari dua tahap, yaitu:
  • Membuat form login
  • Mengaktifkan form login

Membuat form login:

  1. Buka halaman login.php melalui Dreamweaver Anda.
  2. Di sana Anda akan menemukan tulisan “Form login di sini”. Hapus tulisan tersebut, di sana Anda akan membuat form login tersebut
  3. Klik Insert > Form > Form
  4. Klik Insert > Spry > Spry Validation Text Field. Jendela Input Tag akan muncul, lalu isi dengan data berikut ini.
  5. ID: username, lalu Label: Username:<br>. Lalu klik OK. Letakkan kursor Anda setelah text field, lalu tekan ENTER
  6. Klik Insert > Spry > Spry Validation Password. Jendela Input Tag akan keluar. Lakukan konfigurasi berikut ini
  7. ID: password, lalu Label: Password:<br>. Klik OK, letakkan kursor Anda setelah password field, tekan ENTER
  8. Klik Insert > Form > Button
  9. ID: submit, biarkan Label-nya kosong. Klik OK
  10. Klik tombol Submit tersebut, lalu Copy, letakkan kursor Anda di samping kanan dari tombol tersebut, lalu Paste
  11. Klik tombol Submit yang baru saja Anda Paste tadi, lalu melalui panel Properties ubah menjadi Reset form
  12. Simpan kembali hasil pekerjaan Anda.
  13. Mengaktifkan form login

Mengaktifkan form login

Langkah selanjutnya adalah mengaktifkan form login sehingga dapat digunakan dengan baik. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Pastikan file login.php masih Anda buka
  2. Klik Insert > Data Objects > User Authentication > Log In User. Jendela Log In User akan muncul. Lakukan konfigurasi seperti di bawah ini.
  3. Get input from form: form1
  4. Username field: username
  5. Password field: password
  6. Validate using connection: cms_blog, klik pop-up menu untuk memilihnya
  7. Table: users
  8. Username column: username
  9. Password column: password
  10. If login succeds, go to: index.php, ini artinya jika proses login Anda sukses dan benar, maka Anda akan dialihkan ke halaman index.php. Anda dapat mengklik Browse untuk mencari file index.php
  11. Beri tanda checked/centang pada pilihan Go to previous URL (If exists)
  12. If login fails, go to: login.php. Ini artinya ketika proses login Anda mengalami kegagalan, Anda akan dikembalikan ke halaman login.
  13. Klik OK untuk menyelesaiakannya. Simpan  kembali pekerjaan Anda.
  14. Halaman login telah berhasil Anda selesaikan. Jika muncul jendela peringantan Copy Dependent File, klik OK saja

Membuat form tambah berita dan mengaktifkannya (add-news.php)

Anda telah dapat melindungi halaman admin dengan username dan password. Anda juga telah dapat menambahkan dan mengaktifkan link Log Out. Langkah berikutnya adalah bagian utama dari tutorial ini, yaitu aplikasi berita. Akan ada 3 tahap dalam hal ini, yaitu:
  • Menampilkan data login, sehingga nantinya siapa yang melakukan posting dan edit berita akan terekam secara otomatis
  • Membuat form tambah berita
  • Mengaktifkan form tambah berita
Menampilkan data login (siapa yang melakukan login dan menampilkan detailnya) ==> Materi $_SESSION Variable
  1. Buka file add-news.php
  2. Klik Insert > Data Objects > Recordset. Jendela Recordset akan muncul
  3. Name: rsSession (ubahlah defaultnya yang semula Recordset1 menjadi rsSession)
  4. Connection: cms_blog
  5. Table: users
  6. Columns: All
  7. Filter: username
  8. Ubah URL Parameter menjadi Session Variable
  9. Ubah tulisan username menjadi MM_Username (perhatikan besar kecil huruf)
  10. Klik OK untuk menyelesaikannya.
  11. Simpan kembali hasil pekerjaan Anda.
Tag : ,

Membuat CMS PHP MySQL (Part 2)

By : Anak Jadul Ingin Pintar
Posting ini adalah lanjutan dari Posting sebelumnya. Oleh karena itu sebelum membaca posting ini, pastikan Anda telah membaca dan mengikuti artikel-artikel sebelumnya:
  1. Membuat Site Definition di Dreamweaver CS5, dan
  2. Membuat koneksi database PHP MySQL dengan Dreamweaver CS5
  3. Membuat CMS PHP MySQL Menggunakan Dreamweaver CS5, CS4, CS3 (Part 1)
Pada posting kali ini, Anda akan bekerja untuk mengerjakan form edit-admin.php.

Membuat form edit data administrator

Seperti dijelaskan pada Part 1 bahwa link edit admin akan mengantarkan Anda pada link dengan alamat http://localhost/cms_blog/admin/edit-admin.php?edit=1. Maka di sini Anda menggunakan fasilitas Recordset yang ada dalam Dreamweaver.
Java Web Media: Web Design and Web Programming Course
Untuk membuat form edit data admin dan mengaktifkannya, ikuti langkah-langkah berikut ini:
Membuat recordset Recordset1:
Java Web Media: Web Design and Web Programming Course Depok
  1. Buka file edit-admin.php dengan Dreamweaver Anda
  2. Hapus tulisan “Form edit-admin goes here”
  3. Klik Insert > Data Objects > Recordset. Jendela Recordset akan muncul. Lalu lakukan perubahan seperti di bawah ini:
  4. Name: Recordset1. Lalu Connection: cms_blog, Table: users
  5. Pada menu Filter, pilih ID. Lalu tulisan ID menjadi edit
  6. Klik OK untuk menyelesaikannya. (Lihat Gambar di atas)
Membuat form edit admin:
Anda telah membuat Recordset1, langkah selanjutnya adalah mengaktifkan form edit admin dengan query SQL di atas. Berikut langkah-langkagnya:
Java Web Media: Web Design and Web Programming Course Depok
  1. Klik Insert > Data Objects > Update Record > Record Update Form Wizard. Jendela Record Update Form akan keluar. Lakukan beberapa perubahan.
  2. Connection: cms_blog
  3. Table to update: users
  4. Select record from: Recordset1
  5. Unique key column: ID, dengan Numeric bertanda centang/checked
  6. After updating, go to: admin.php. Anda bisa mengklik Browse lalu pilih file admin.php
  7. Pada menu Form fields:, seleksi kolom ID lalu hapus dengan mengklik tanda minus (-) di atasnya, yang artinya Remove item. Lakukan hal yang sama untuk kolom updated. Hapus juga kolom tersebut karena isinya (ID dan updated) akan digenerate secara otomatis oleh MySQL. Ini artinya yang tersisa
  8. Klik kolom password, lalu pada menu Display as: secara default adalah Text field. Ubahlah menjadi Password field. Secara otomatis Default value: akan berubah menjadi kosong.
  9. Untuk memasukkan Default Value, klik gambar petir maka jendela Dynamic Data akan keluar. Klik tanda plus (+) pada Recordset (Recordset1) lalu pilih kolom password lalu Klik OK. Anda juga dapat mengetik Default Value secara manual dengan menambahkan kode ini: <?php echo $row_Recordset1['password']; ?>
  10. Klik OK untuk menyelesaikannya. Form Edit data Admin Anda telah selesai
  11. Simpan hasil pekerjaan Anda

Menghapus data admin

Link delete admin adalah http://localhost/cms_blog/admin/edit-admin.php?delete=5. Di sini kita hanya akan membuat script delete data secara instan yang disediakan Dreamweaver. Berikut adalah langkah-langkahnya:
Java Web Media: Web Design and Web Programming Course Depok
  1. Pastikan Anda masih membuka halaman edit-admin.php
  2. Klik Insert > Data Objects > Delete Record. Jendela Delete Record akan keluar.
  3. Check if variable is defined: Primary key value
  4. Connection: cms_blog
  5. Table: users, ubah dengan mengklik pop-up menu
  6. Primary key column: ID, dengan Numeric bertanda centang/checked
  7. Primary key value: URL Parameter. Lalu ubah tulisan ID menjadi delete
  8. After deleting, go to: admin.php. Anda dapat mengklik Browse lalu klik file admin.php.
  9. Klik OK untuk menyelesaikannya
  10. Simpan kembali pekerjaan Anda.
sumber : Membuat CMS PHP MySQL Menggunakan Dreamweaver CS5, CS4, CS3 (Part 2)
Tag : ,

Membuat CMS PHP MySQL (Part 1)

By : Anak Jadul Ingin Pintar
Dalam tutorial kali ini, Anda akan belajar membuat sebuah CMS sederhana dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP MySQL dan menggunakan Adobe Dreaweaver CS5 (bisa juga digunakan pada CS3 dan CS4). Sebelum Anda memasuki tutorial ini pastikan Anda telah mengikuti:
  1. Membuat Site Definition di Dreamweaver CS5, dan
  2. Membuat koneksi database PHP MySQL dengan Dreamweaver CS5
  3. Mendownload source code cms_blog.rar dan mengesktraktnya ke dalam webroot komputer Anda
Tutorial ini akan menggunakan tiga (3) buah tabel MySQL, yaitu tabel: users, post dan category. Berikut adalah rincian ketiga tabel tersebut:
users
CREATE TABLE IF NOT EXISTS `users` (
  `ID` int(10) NOT NULL AUTO_INCREMENT,
  `name` varchar(64) NOT NULL,
  `username` varchar(64) NOT NULL,
  `password` varchar(64) NOT NULL,
  `updated` timestamp NOT NULL DEFAULT CURRENT_TIMESTAMP ON UPDATE CURRENT_TIMESTAMP,
  PRIMARY KEY (`ID`)
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 AUTO_INCREMENT=1 ;
post
CREATE TABLE IF NOT EXISTS `post` (
  `ID` bigint(20) unsigned NOT NULL AUTO_INCREMENT,
  `title` text NOT NULL,
  `category` varchar(500) NOT NULL,
  `content` text NOT NULL,
  `updated` timestamp NOT NULL DEFAULT CURRENT_TIMESTAMP ON UPDATE CURRENT_TIMESTAMP,
  PRIMARY KEY (`ID`)
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 AUTO_INCREMENT=1 ;
category
CREATE TABLE IF NOT EXISTS `category` (
  `ID` int(10) NOT NULL AUTO_INCREMENT,
  `category` varchar(100) NOT NULL,
  PRIMARY KEY (`ID`)
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 AUTO_INCREMENT=1 ;
 
  
MEMBUAT FORM TAMBAH ADMIN: add-admin.php
Buka program Adobe Dreamweaver Anda, lalu ikuti langkah-langkah di bawah ini:
  1. Buka file add-admin.php
  2. Ubah tulisan “Edit admin” menjadi “Add admin”
  3. Kemudian hapus tulisan “Form add-admin goes here”, di sana Anda akan membuat form tambah Admin
  4. Klik Insert > Data Objects > Insert Record > Record Insertion Form Wizard. Jendela baru akan muncul, lakukan beberapa konfigurasi seperti di bawah ini.
  5. Connection: cms_blog, bisa jadi berbeda dengan Anda (tergantung penamaan koneksi pada saat Anda membuat koneksi database PHP MySQL)
  6. Table: users
  7. After inserting, go to: admin.php, Anda juga bisa mengklik Browse untuk mencari file admin.php
  8. Pada menu Form fields Anda akan melihat tanda plus (+), yang artinya Add item dan minus (-) yang artinya Remove item. Di sana Anda juga akan melihat menu Column, Label, Display As dan Submit As. Column adalah kolom yang ada di dalam tabel MySQL Anda, dalam hal ini tentunya tabel users.
  9. Pada menu Column, klik kolom ID, lalu klik tanda minus (-). Lakukan hal yang sama pada kolom updated. Ini artinya, yang tersisa hanya kolom name,
    username dan password. Selanjutnya Anda akan merubah menu Display As kolom password, sehingga yang semula berupa text field berubah menjadi password field
  10. Klik pada kolom password, lalu pada menu bagian bawah, Anda akan melihat menu Display As:, klik pop-up menu yang ada, lalu ubah menjadi Password field
  11. Klik OK jika sudah selesai, form Anda akan muncul pada design view
  12. Klik Split View, lakukan perubahan/penambahan kode dengan tangan Anda. Cari kode <table align=”center”> lalu ubah menjadi <table align=”center” class=”data-table”>. Lakukan juga perubahan pada button, cari kode berikut <input type=”submit” value=”Insert record”> lalu ubah value-nya menjadi <input type=”submit” value=”Add admin”>
  13. Copy code <input type=”submit” value=”Add admin”> tersebut, lalu Paste di sampingnya lalu ubah menjadi: <input name=”Reset” type=”reset” value=”Reset”>. Perubahan/hasil akhir dari dua buah button tersebut menghasilkan kode seperti ini: <input type=”submit” value=”Add admin”><input name=”Reset” type=”reset” value=”Reset”>
  14. Sekarang Anda mempunyai dua buah button, yang satu untuk Add admin dan yang satunya adalah tombol Reset
  15. Simpan kembali file add-admin.php, cobalah melalui browser. Anda telah berhasil membuat dan mengaktifkan form tersebut.
  16. Lakukan ujicoba memasukkan bebeberapa nama, username dan password. Setiap kali selesai menambahkan nama, username dan password, Anda akan dialihkan ke halaman admin.php
MEMBUAT LISTING ADMIN, MENAMBAHKAN DYNAMIC LINK EDIT DAN DELETE: admin.php
Langkah selanjutnya adalah menampilkan listing admin/user yang telah ditambahkan ke dalam database sehingga Anda dapat mengaturnya, mengedit dan menghapusnya. Berikut adalah langkah-langkahnya.
  1. Buka file admin.php, bukalah dengan Design View
  2. Untuk menyamakan persepsi, kita sama workspace terlebih dahulu. Klik Windows, lalu pastikan hanya menu Properties, Bindings, Appiclation Bar dan file admin.php yang diberi tanda check (checked), jika ada selain menu-menu tersebut, silakan dinonaktifkan dengan mengklik/unchecked pada menu tersebut. Menu Bindings akan muncul di sebelah kanan workspace Anda, di sana Anda juga akan menemukan tombol tanda plus (+).
  3. Klik tanda plus (+) tersebut, lalu pilih/klik Recordset (Query). Jendela Recordset akan keluar. Lakukan beberapa konfigurasi seperti pada langkah berikut ini:
  4. Name: rsUser, penamaan recordset/query di sini adalah bebas, Anda diijinkan untuk memberi nama yang berbeda
  5. Connection: cms_blog
  6. Table: users
  7. Sort: name. Klik pop-up menu pertama, lalu pilih kolom name, lalu pada pop-up menu kedua, biarkan nilai ASCENDING tetap seperti semula. Ini artinya Anda akan mengurutkan namanya berdasarkan abjad.
  8. Klik Test untuk mengetes query Anda, jika Anda telah memasukkan data user/admin sebelumnya, maka Anda akan melihat nama user diurutkan berdasarkan abjad. Klik OK untuk menutup jendela Test
  9. Klik OK sekali lagi. Anda telah berhasil membuat query. Pada menu Bindings, Anda akan melihat Recordset (rsUser) telah muncul.
  10. Klik icon/tanda plus (yang berada dalam jendela Recordset (rsUser) yang berbackground putih. Di sana Anda akan melihat kolom tabel user secara detail yang terdiri atas ID, name, username, password, dan updated
  11. Cari tulisan “Name & username go here”, lalu hapus tulisan tersebut. Di sana Anda akan mengisinya dengan dynamic data yang telah Anda simpan dalam tabel user.
  12. Melalui panel/menu Bindings dan Recordset (rsUser), klik kolom tabel name, lalu drag/tarik/seret menuju teks yang telah Anda hapus (Langkah 11)
  13. Lalu cari tulisan “2001-10-22 09:00″, kemudian hapus
  14. Melalui panel/menu Bindings dan Recordset (rsUser), klik kolom tabel passwordlalu drag/tarik/seret menuju teks yang telah Anda hapus (Langkah 13)
  15. Seleksi tulisan “Edit”, lalu klik kanan > Make link kemudian jendela Select File akan muncul. Buka folder admin, lalu klik file edit-admin.php
  16. Masih di jendela Select File, klik tombol Parameters… yang berada di sebelah kanan bawah. Klik tombol Parameters… tersebut. Jendela Parameters akan muncul yang otomatis akan membuka kolom Name
  17. Pada kolom Name, ketik edit, lalu klik pada kolom Value, sejajar dengan tulisan edit. Anda akan diminta untuk mengisinya, klik icon/tanda petir/listrik untuk memberikan dynamic value dari tabel user. Jendela Dynamic Data akan keluar. Pilih kolom ID (Jika kolom ID tidak keluar, klik tanda plus dari Recordset (rsUser).
  18. Klik OK sebanyak tiga kali untuk menyelesaikannya. Hasil dari langkah ini nantinya akan menghasilkan link http://localhost/cms_blog/admin/edit-admin.php?edit=1
  19. Seleksi tulisan “Delete”, lalu klik kanan > Make link kemudian jendela Select File akan muncul. Buka folder admin, lalu klik file edit-admin.php
  20. Masih di jendela Select File, klik tombol Parameters… yang berada di sebelah kanan bawah. Klik tombol Parameters… tersebut. Jendela Parameters akan muncul yang otomatis akan membuka kolom Name
  21. Pada kolom Name, ketik delete, lalu klik pada kolom Value, sejajar dengan tulisan delete. Anda akan diminta untuk mengisinya, klik icon/tanda petir/listrik untuk memberikan dynamic value dari tabel user. Jendela Dynamic Data akan keluar. Pilih kolom ID (Jika kolom ID tidak keluar, klik tanda plus dari Recordset (rsUser).
  22. Klik OK sebanyak tiga kali untuk menyelesaikannya. Hasil dari langkah ini nantinya akan menghasilkan link http://localhost/cms_blog/admin/edit-admin.php?delete=1
  23. Simpan kembali file admin.php
Membuat Repeat Region dan paging halaman
Untuk membuat repeat region, cari kode di bawah ini (ubah dalam tampilan Code View), lalu seleksi kode berikut ini:
<tr>
<td width="50%"><?php echo $row_rsUser['name']; ?></td>
<td width="25%"><?php echo $row_rsUser['password']; ?></td>
<td width="25%"><a href="edit-admin.php?edit=<?php echo $row_rsUser['ID']; ?>">Edit</a> | <a href="edit-admin.php?delete=<?php echo $row_rsUser['ID']; ?>">Delete</a></td>
</tr>
Kemudian klik Insert > Data Objects > Repeat Region. Jendela Repeat Region akan keluar. Lalu pada menu tersebut:
  • Recordset: rsUser
  • Show: 5 Records at a time, ubah nilai 10 menjadi 5. Ini artinya akan ditampilkan 5 data user/admin dalam satu halaman
  • Klik OK untuk menyelesaikannya
Langkah selanjutnya adalah membuat paging halaman untuk menampilkan data user jika ternyata user lebih dari 5 orang. Melalui Code View, cari kode dibawah ini:
<th colspan=”3″>&nbsp;</th>
Lalu hapus kode &nbsp; tersebut dan biarkan kursor Anda tetap di sana. Kemudian klik Insert > Data Objects > Recordset Paging > Recordset Navigation Bar, jendela Recordset Navigation Bar akan keluar. Lakukan beberapa konfigurasi di bawah ini:
  • Recordset: rsUser
  • Display using: Text
  • Klik OK untuk menyelesaikannya
Sumber :

Membuat CMS PHP MySQL Menggunakan Dreamweaver CS5, CS4, CS3 (Part 1)

Tag : ,

- Copyright © Anak Jadul Ingin Pintar - Powered by Universitas Esa Unggul